”Ketika cinta datang, biarkan sayap-sayapnya merengkuh dirimu.” Rasanya tidak ada yang tak mengenal ucapan legendaris milik pujangga Lebanon, Kahlil Gibran, ini. Cinta memang bagai selalu buta, bagai racun yang memenuhi seluruh pembuluh darah. ”Melihat dirimu bagaikan luka. Kusayati hatiku di malam hari dan di paginya, hati ini menyatu untuk kembali mencintaimu,” cetus Count Laszlo Almasy, tokoh rekaan milik Michael Ondaatje dalam English Patient.
Didik Maryadi tangani TPPI FC
10 06 2008
TPPI FC merekut pelatih baru, yaitu Didik Maryadi. Pelatih yang telah berpengalaman membawa Persatu Tuban dalam kompetisi divisi III Jatim maupun liga remaja ini menandatangani kontrak pada 30 Mei 2008, dengan TPPI FC untuk periode sampai dengan bulan Desember 2008.
Diharapkan dengan pelatih baru ini, TPPI FC lebih terprogram dan semakin berprestasi. Hingga suatu saat bisa membawa nama perusahaan dan kabupaten Tuban pada umumnya.
Bravo TPPI FC
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : 1
TPPI FC gunduli Sucofindo FC
9 06 2008
Dalam pertandingan yang sempat tertunda 1 minggu ini, berlangsung dengan lancar dan penuh persahabatan. Sucofindo hanya bisa mengimbangi TPPI FC pada 10 menit awal. setelah itu fisik mereka langsung drop, maklum sebagian besar sudah berusia diatas 30 tahun dan jarang bermanin bola.
pada paruh pertama, TPPI unggul 3-0. gol pertama dicetak mat naim yang berposisi di sayap kiri, setelah menerima umpan silang yang cantik dari sam nafuat di sayap kanan.
setelah itu praktis permainan dikuasai TPPI FC, sehingga hanya bermain setengah lapangan
satu per satu gol lahir, sehingga kedudukan akhir 8-0 untuk TPPI FC.
BRAVO TPPI FC!!!
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : 1


Komentar Pengunjung